Perintah dasar dalam console LINUX


Di bawah ini adalah perintah dasar dalam console di linux,yaitu

1. ls , adalah perintah untuk menampilkan isi direktori ada beberapa variasi dari ls yaitu : ls menampilkan isi direktori ls -r menampilkan direktori dan isinya ls -m menampilkan file dengan koma sebagai pembagi ls -a menampilkan file dan file yang tersembunyi ls *.txt menampilkan file dengan ekstensi ls – -colour menampilkan file dan direkstori dengan perbedaan warna.

2. cd digunakan untuk pindah direktori, cd [tempat yang dituju]

3. find adalah perintah mencari file, find [direktori] [opsi] [aksi]

4. rm, adalah perintah menghapus file rm [file yang dihapus]

5. cp, adalah perintah menyalin file dan direktori cp [file sumber] [file_target/ direktori]

6. mv, adalah perintah mengganti nama file dan memindahkan file mengganti file mv [filesumber] [file target] dalam satu direktori memindahkan file mv [file sumber] [direktori target]

7. mkdir, adalah perintah untuk membuat direktori mkdir [nama direktori]

8. tar adalah perintah untuk kompresi dan ekstrak file dengan format .tar tar [opsi] [namafile] untuk mengkompresi file dengan perintah tar cvf [namafile.tar] untuk mengekstrak file dengan perintah tar xvf [namafile.tar]

9. gzip, adalah perintah mengkompres file dengan format .zip gzip [namafile.zip]

10. gunzip, adalah perintah mengekstrak file dengan format .zip gunzip [namafile.zip]

11. who am i, adalah perintah untuk mengetahui siapa user atau super user who am i

12. whereis, mencari tahu keberadaan file – file tertentu misal kernel, .conf dll. whereis [namafile]

13. chmod, digunakan untuk merubah hak akses terhadap suatu file chmod [siapa_aksi_akses] [file] siapa = u(user)/pemilik, g(group)/ group, o(other)/yang lain aksi = + (memberikan izin), – (menghapus izin) akses = r (read)/ baca, w(write)/baca, x(execute) contoh : chmod u+x nama file

selain dengan cara diatas bisa juga dilakukan dengan cara penulisan oktal dan binary. Oktal Binary Hak akses

0 0 0 0 – – -

1 0 0 1 – – x

2 0 1 0 – w -

3 0 11 – w x

4 1 0 0 r – -

5 1 0 1 r –

x 6 11 0 r w -

7 11 1 r w x

Contoh , chmod 700 [nama file], maka seperti pada format sebelumnya chmod User Group Other maka User diberi hak akses 7 yaitu r w x Group diberi hak akses 0 berarti – – - dan Other diberi hak akses 0 berarti – – -

14. mount, digunakan untuk mengakses file sistem tidak seperti pada windows linux menganggap sebuah file sistem sebagai direktori sehingga perlu dilakukan mounting. Biasanya mounting file sistem diletakkan pada /mnt maka sebelumnya harus dibuat terlebih dahulu direktorinya di /mnt dengan perintah mkdir /mnt/floppy misal untuk direktori floppy, mkdir /mnt/win_c misal untuk direktori drive c windows selanjutnya adalah melakukan mounting namun sebelum itu kita harus melihat drive apa saja yang ada dengan perintah df dengan perintah ini kita bisa mengetahui apa nama file sistem yang ada misal yang ada adalah /dev/hdb berarti /dev adalah device /hdb berarti cd rom /dev/hda artinya adalah /hda merupakan partisi dari hard disk, dlinux tidak mengenal drive c,d,e seperti pada windows tapi diberi nomor, hda1, hda5, hda6, sda (biasanya flashdisk). Selanjutnya untuk mengaktifkan partisi harddisk dengan file sistem FAT dengan perintah mount -t vfat /dev/hda1 /mnt/win_c, mengaktifkan cdrom mount /dev/hdb /mnt/cdrom, mengaktifkan partisi windows NTFS mount -t vntfs /dev/hda5 /mnt/win_d dalam melakukan mounting perlu dilakukan dengan hati-hati dikarenakan apabila melakukan kesalahan maka bisa menghapus sebuah partisi atau file sistem dan tidak dapat dikembalikan, namun tidak perlu khawatir distro linux sekarang lebih safe dikarenakan proses mounting dilakukan secara otomatis.

15. umount, adalah menonaktifkan device atau file sistem yang telah di mounting dengan perintah umount [nama direktori] contoh : umount /mnt/win_c berarti menonaktifkan direktori win_c.

16. rm -r [namafolder] adalah perintah untuk menghapus folder yang berisi file atau foder rmdir [namafolder] adalah menghapus folder yang kosong contoh : rm -r latihan atau rmdir latihan

17. userdel namauser adalah menghapus user userdel -r namauser adalah menghapus user yang berisikan folder2 dan file2 contoh : userdel adhay atau userdel -r adhay

18. group namagroup,adalah membuat group contoh : groupadd adhay

Pada dasarnya perintah- perintah diatas adalah perintah dasar yang sering digunakan didalam linux namun masih banyak lagi perintah-perintah yang lainnya yang perlu di beri catatan bahwa dalam menuliskan perintah dan nama file sangat sensitif dikarenakan di dalam linux penulisan huruf kecil dan huruf besar berbeda sehingga perlu diperhatikan dalam menuliskan perintah
 

STRUKTUR DIREKTORI PADA LINUX


Dibawah ini merupakan Struktur direktori pada linux :

/
Direktori root, yang menampung seluruh file yang ada dalam Linux

/bin
Berisi file-file binary standar yang dapat digunakan oleh semua user baik user biasa maupun super user

/boot
 Berisi file-file yang digunakan untuk booting Linux termasuk kernel image

/cdrom
 File untuk cdrom pada computer

/dev
Berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hardware yang dikenali dan digunakan sistem

/etc
Berisi file-file konfigurasi sistem, biasanya hanya boleh diubah oleh super user

/home
 Berisi direktori-direktori yang merupakan direktori home untuk user biasa dan aplikasi tertentu

/lib
 Berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux

/lost+found
Di direktori ini linux menyimpan file-file yang berhasil di recover saat sistem crash. Dengan melihat kedalam /lost+found mungkin kita dapat menemukan file yang hilang

/media
Merupakan direktori untuk menyimpan direktori-direktori mount point

/mnt
Direktori khusus yang disediakan untuk mounting (mengaitkan) device disk storage ke sistem dalam bentuk direktori

/opt
 Direktori ini menyimpan file-file tambahan dari vendor-vendor tertentu. Sifatnya hanya optional

/proc
Berisi file system khusus yang menunjukkan data-data kernel setiap saat

/root
Direktori home untuk user root (user khusus dengan priviledges hampir tak terbatas)

/sbin
Sama seperti direktori bin, tetapi hanya super user yang sebaiknya menggunakan binary-binary tersebut mengingat fungsi-fungsi binary yang terdapat di direktori ini untuk maintenance sistem

/selinux
Security Enhanced Linux
Ini adalah penambahan pada sisi kernel Linux untuk meningkatkan keamanan (dengan resiko beberapa program menjadi tidak jalan, karena ada proteksi yang terkadang berlebihan). Buat server, ini adalah langkah yang baik, tapi buat pengguna biasa, kayaknya malah merepotkan, jadi banyak yang menonaktifkan fungsi ini

/srv
Memuatkan data untuk layanan (HTTP, FTP, etc.) yang ditawarkan oleh sistem

/sys
Berisi informasi yang berkaitan dengan kernel, device dan firmware

/tmp
Berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan

/usr
Berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya hasil instalasi user

/var
Berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi
 

Hak akses pada Linux


Akhirnya bisa posting juga :), semoga bermanfaat ya ;) .
Apa itu Hak Akses?

Hak akses bisa dibilang sebuah hak yang diberikan pada seluruh User atau file untuk melakukan sesuatu akses. Jadi Hak akses ini dapat diatur sedemikian rupa supaya file atau direktori itu hanya bisa di read, atau write, dan execute. Selain itu kita juga bisa mengatur bagaimana hak akses dari setiap user pada suatu file, atau direktori.

Hal yang harus dikuasai dalam konfigurasi Hak Akses pada Linux :
1. Mengetahui Fungsi CHMOD
2. Mengetahui Fungsi setiap atribut tambahan dalam perintah CHMOD
3. Dapat mengatur hak akses bagi setiap user
4. Dapat mengatur hak akses bagi setiap group
5. Dapat merencanakan hak akses yang diaplikasikan di kehidupan sehari-hari atau Industri
Sesuai dengan semua yang harus kita kuasai kita harus memahami fungsi dari perintah "CHMOD" dan atribut tambahan pada perintah CHMOD tersebut, langsung aja kita Cekidot!!


CHMOD

Chmod merupakan salah satu perintah pada Linux yang berfungsi untuk mengurangi atau memberikan izin ( Hak Akses ) pada suatu file atau direktori dan User serta Group.

Dalam Linux ada 3 Hak Akses atau perizinan File dan Direktori, yaitu :
1. r untuk read
2. w untuk write
3. x untuk execute

|—|—|—| |rwx|rwx|rwx|

Pada dasarnya struktur dari chmod seperti diatas, kolom pertama untuk user kolom yang kedua untuk group kolom yang ketiga anynomos atau other.

A. Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.

Contoh :
Misalnya untuk memberikan izin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:

$ chmod ug+rx coba1


Untuk mencabut izin-izin tersebut:

$ chmod ug-rx coba1

B. Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).

Contoh :

$ chmod 700 coba2

Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:

$ chmod 644 coba3
 

Yuk penyegaran dulu melihat Hadits-Hadits Nabi Muhammad SAW

Hadits Rasulullah SAW tentang Bersedekah / memberi :
bersedekahlah kamu karena sedekah itu sebagai penebusmu dari api neraka.
(H.R Thabrani)

Hadits Rasulullah SAW tentang Kaya Jiwa :
Bukanlah yang dinamakan kaya karena banyak simpanan harta benda,
tetapi yang disebut kaya, adalah kaya diri (jiwa).
                                                    (H.R Bukhari dan Muslim)          

Hadits Rasulullah SAW tentang Dakwah :
Allah akan memberikan cahaya yang berkilauan pada seseorang yang telah
mendengar ajaranku, lalu disampaikannya kepada yang lain sebagaimana
yang didengarnya. Adakalanya orang yang disampaikan kepadanya
lebih mengerti daripada pendengar itu sendiri.
(H.R Ahmad)

Hadits Rasulullah SAW tentang Taubat :
Semua anak adam itu berbuat kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berbuat
kesalahan itu ialah orang-orang yang mau bertaubat.
(H.R. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Andaikan kamu berbuat dosa sehingga dosamu mencapai langit,
kemudian kalian bertaubat niscaya Allah memberi ampunan kepadamu.
(H.R. Ibnu majah)

Hadits Rasulullah SAW tentang kesabaran :
Sungguh seorang mukmin amat menakjubkan, segala urusannya amat baik
baginya dan hal itu tidak terdapat kecuali hanya pada orang mukmin saja.
Jika mendapat kesenangan, maka ia bersyukur, tentunya
hal itu amat baik bagi dirinya. Jika mendapat kemalangan,
maka ia bersabar, tentunya hal itu amat baik baginya.
(H.R. Muslim)

Hadits Rasulullah SAW tentang Ujian Hidup :
Dari Abu Said dan Abu Hurairah ra: nabi bersabda :
”Tidak seorang muslimpun yang tertimpa kesulitan,
sakit, kesusahan sampai pun hanya terkena duri,
melainkan hal itu akan menghapus dosa-dosanya.”

Hadits Rasulullah SAW tentang Intropeksi Diri :
Orang yang berakal adalah orang yang selalu mengoreksi dirinya,
dan memperbanyak amalan untuk bekal mati
dan orang yang lemah adalah seorang yang mengikuti hawa nafsunya,
tetapi berkahayal pahala kepada Allah Ta’ala.
(H.R.Tirmidzi)

Hadits Rasulullah SAW tentang Kesehatan :
“Ada dua kenikmatan yang dilalaikan oleh kebanyakan  orang,
yaitu kesehatan dan waktu kosong.”
(H.R. Bukhari)

Hadits Rasulullah SAW tentang Mencintai Sesama Muslim :
Kata Anas ra : Nabi SAW bersabda :
“Tidaklah sempurna iman seseorang dari kalian, sapai ia mencintai saudaranya
sesama muslim, sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”

Hadits Rasulullah SAW tentang Pemimpin :
ma’qil ibnu yasar berkata: “Rasulullah saw bersabda:
“Tiada seorang pun yang diminati oleh Allah untuk memimpin rakyatnya,
kemudian ia mati sebagai seorang koruptor,
maka pasti Allah akan mengharamkan baginya surga.”

Hadits Rasulullah SAW tentang Berkata Baik :
Ady Ibnu ra berkata: Rasulullah SAW bersabda :
”jagalah dirimu dari api neraka, walau hanya dengan
sedekah separuh biji kurma,
jika tidak bisa berbuat demikian,
maka berbuatlah baik walau hanya dengan kata-kata yang manis.”
 

Materi 1 PHP


Modul 1 Pengantar PHP

1.    Pengenalan PHP
PHP adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada serverside. Artinya semua sintaks yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja. Ketika seorang pengguna internet membuka suatu situs yang menggunakan fasilitas server side scripting PHP, maka terlebih dahulu server yang bersangkutan akan memproses semua perintah PHP di server lalu mengirimkan hasilnya dalam format HTML ke web server pengguna internet tadi. Sehingga kode asli yang ditulis dengan PHP tidak terlihat di browser pengguna.
PHP merupakan software yang open source bebas. Jadi anda dapat merubah source code dan mendistribusikan secara bebas dan gratis. PHP juga dapat berjalan lintas platform, yaitu dapat digunakan dengan sistem operasi (Windows dan Linux) dan web server apapun (misalnya: PWS, IIS, Apache dll).
Adapun kelebihan-kelebihan dari PHP yaitu:
!  Mudah dibuat dan berkecepatan tinggi
!  PHP dapat berjalan lintas platform, yaitu dapat berjalan dalam sistem operasi dan web server apapun.
!  Dapat digunakan secara gratis.
!  Termasuk bahasa yang embedded, yakni dapat diletakkan dalam tag HTML.
!  Termasuk server side programming, sehingga kode asli/source code PHP tidak dapat dlihat di browser pengguna, yang terlihat hanya kode dalam format HTML.
!  Dapat memanfaatkan sumber-sumber aplikasi yang dimiliki oleh server, seperti misalnya untuk keperluan database connection. PHP dapat melakukan koneksi dengan berbagai database seperti MySQL, Oracle, Sybase, mSQL, Solid, Generic ODBC, Postgres SQL, dBase, Direct MS-SQL, Velocis, IBM DB2, Interbase, Frontbase, Empress, dan semua database yang mempunyai profider ODBC seperti misalnya MS Access dan lain-lain.
!  PHP dapat melakukan semua aplikasi program CGI, seperti mengambil nilai form, menghasilkan halaman web yang dinamis, mengirimkan dan menerima cookies.
!  PHP juga mendukung komunikasi dengan layanan lain melalui protokol IMAP, SNMP, NNTP, POP3 dan HTTP dan lainnya.

2.    Penulisan Script PHP
Pastikan web server dan skrip PHP anda telah berjalan dengan baik sebelum anda memulai pemrograman PHP. Untuk membuat web dengan script PHP, cukup anda persiapkan editor teks.
Fungsi-fungsi yang ada di PHP uncase sensitive, tetapi variabelnya case sensitive (membedakan huruf besar dan kecil). Script PHP diawali dengan tanda lebih kecil ( < ) dan diakhiri dengan tanda lebih besar ( > ).  Ada tiga cara untuk menuliskan script PHP yaitu:
Æ  <?
       Script PHP
       ?>
Æ  <?php
       Script PHP
       ?>
Æ  <script language=”php”>
       Script PHP
</script>
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penulisan script php, yaitu:
<  Script PHP harus disimpan dengan ekstensi PHP. Format penulisannya adalah namafile.php, atau namafile.php3 atau namafile.php4.
<  Setiap instruksi dipisahkan oleh tanda titik koma (“;”).
<  Setiap baris script isi harus didahului pernyataan cetak yang dibedakan menjadi dua, yaitu Print dan Echo.
<  Penulisan komentar/comment didahului dengan /* dan diakhiri dengan */. Atau diawali dengan tanda //. Sintaknya adalah sebagai berikut:
           /* komentar */
           // komentar
           # komentar
<  Karakter adalah semua bentuk huruf, angka, spasi, tanda kontrol atau simbol yang terdapat dalam tombol keyboard.
3.   Variable
Variabel digunakan untuk menyimpan data sementara dan nilainya bisa berubah-ubah setiap kali program dijalankan. Dalam PHP setiap nama variable diawali tanda dollar ($) dan diikuti dengan nama variabelnya, tidak memandang data tersebut apakah integer, real maupun string, PHP otomatis akan mengkonversi data menurut tipenya. Misalnya nama variable a dalam PHP ditulis dengan $a. Jenis suatu variable ditentukan pada saat jalannya program dan tergantung pada konteks yang digunakan. Aturan penamaan variabel dalam PHP:
þ  Diawali dengan tanda dolar ($)
þ  Penamaan variabel bersifat case sensitive
þ  Nama variabel hanya bisa diawali dengan huruf atau garis bawah, baru dapat diikuti dengan beberapa huruf atau angka maupun garis bawah yang panjangnya tidak terbatas.
þ  Tidak boleh menggunakan tanda baca.
þ  Tidak boleh menggunakan reserved word PHP seperti misalnya echo, print, dan lain-lain.
Variabel dalam PHP tidak harus dideklarasikan terlebih dahulu sebelum digunakan.
Contoh-contoh penulisan variabel:
Benar
Salah
$variabel
$var!abel
$_pilih
$-pilih
$te93
$93te
$ini_itu
$ini-itu
contoh2_1.php         
<html>
<head>
       <title>Variabel dalam PHP</title>
<body>
<?php
//variabel bertipe integer
$a="5";
//variabel bertipe real
$b="2.5";
//variabel bertipe string
$komentar="Selamat Datang di PHP";
echo ("Nilai variabel a adalah = $a <br>");                 //variabel bertipe integer
echo ("Nilai variabel b adalah = $b <br>");                 //variabel bertipe real
echo ("Nilai variabel komentar adalah = $komentar<br>"); //variabel bertipe string
$hasil=$a+$b;
echo ("Hasil jumlah a dan b adalah = $hasil <br>");    //variabel bertipe double
$tgl = date("d F Y");                                                              //variabel bertipe tanggal
$nama = "SMK Negeri 1 Cirebon";
$garis= "=====================================";
echo "<p>";
echo $garis."<br>";
echo $komentar. " Di Lab ". $nama. "<br>Belajar dengan giat ya.... <br>";
echo $garis."<br>";
echo "Tanggal ".$tgl;
?>
4.   Konstanta
Konstanta adalah variabel yang nilainya tetap.
Sintak:
                         Define (“nama_konstanta”,”nilai_konstanta”);
Contoh:
<html>
<head>
</head>
<body>
<?
         Define (“kampus”,”SMK Negeri 1 Cirebon”);
         Echo kampus;
?>
</body>
</html>




5.   Type Data
PHP mengenal 4 tipe data skalar dan 2 tipe data compound. Tipe data skalar adalah tipe data integer, floating point, string dan boolean. Sedangkan 2 tipe data compound adalah array dan object. yaitu:
a.   Integer, tipe data yang menyatakan bilangan bulat.
b.   Floating point/double, tipe data yang menyatakan bilangan real/pecahan
c.   String, menyatakan tipe data teks yang berisi kumpulan beberapa karakter
d.   Boolean, tipe data logika yang memiliki nilai true dan false.
e.   Array adalah tipe data terstruktur yang berguna untuk menyimpan sejumlah data yang bertipe sama.
f.    Objek, merupakan instansiasi dari suatu class.

6.   Konversi Type Data
PHP menyediakan perintah untuk melakukan konversi tipe data ke tipe data yang lain dengan menggunakan perintah sebagai berikut:
                   settype(value,datatype)
dimana:
- value adalah nilai yang akan dikonversikan
- datatype adalah tipe data yang dikonversikan
                 Perhatikan contoh berikut:
contoh2_2.php           
<html>
<head>
       <title>.:: Konversi Type Data::.</title>
</head>
<body>
<font face=tahoma size=2>
<?php
       $bayar="500.77 Rupiah";
       print ("Tipe Data String: $bayar <br> \n");
       settype($bayar,"double");
       print ("Tipe Data Double: $bayar <br> \n");
       settype($bayar,"integer");
       print ("Tipe Data Integer: $bayar <br> \n");
?>
</body>
</html>      
7.   Operator
Operator adalah simbol/tanda yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi matematis atau operasi string. Sedangkan operand adalah data yang dioperasikan atau dimanipulasi. Operator dapat dikelompokkan dalam 4 kategori, yaitu:
a.    Operator Aritmatika/Arithmetic Operator
b.     Operator Penugasan/Assignment Operator
c.     Operator Pembanding/Comparison Operator
d.     Operator Logika/Logical Operator
< Operator Aritmatika/Arithmetic Operator
Adalah operator yang digunakan dalam operasi matematika. Yang termasuk operator ini adalah:
Operator
Operasi
+
Penjumlahan
-
Pengurangan
*
Perkalian
/
Pembagian
%
Modulus
++
Increment 1
--
Decrement 1
< Operator Penugasan/Assignment Operator
Operator penugasan berfungsi untuk memberikan nilai ke suatu variabel atau variabel ke variabel. Simbol operator ini adalah “sama dengan” (=). Daftar operator penugasan seperti dalam tabel berikut:
Operator
Fungsi
Contoh
+=
Untuk menambah nilai variabel disebelah kiri dengan nilai sebelah kanan
    x+=5;
à x=x+5;
-=
Untuk mengurangi nilai variabel disebelah kiri dengan nilai disebelah kanan
    x-=5;
à x=x-5;
.=
Untuk melakukan operasi penggabungan (concatenation) antara variabel disebelah kiri dengan nilai disebelah kanan
    x.=”php”;
à x=x.”php”;
/=
Untuk membagi nilai variabel di sebelah kiri dengan nilai sebelah kanan
    x/=5;
à x=x/5;
%=
Sisa hasil bagi antara nilai variabel disebelah kiri dengan nilai disebelah kanan
    X%=5;
à x=x%5;
&=
Untuk melakukan operasi logika AND antara nilai variabel disebelah kiri dengan nilai disebelah kanan
    X&=5;
à x=x&5;
|=
Untuk melakukan operasi logika OR antara nilai variabel disebelah kiri dengan nilai disebelah kanan
    X|=5;
à x=x|5;
^=
Untuk melakukan operasi logika XOR antara nilai variabel disebelah kiri dengan nilai disebelah kanan
    X^=5;
à x=x^5;
< Operator Pembanding/Comparison Operator
Operator ini disebut juga operator relasional, yaitu operator yang digunakan untuk membandingkan antara dua atau lebih operand (nilai, variabel, atau pernyataan) dan menghasilkan nilai True atau False. Operator-operator yang termasuk operator pembanding adalah:


Operator
Fungsi
Contoh
==
Sama Dengan
    $a==$b;
à true, jika $a sama dengan $b
===
Identik
    $a===$b;
à true, jika $a sama dengan $b, dan keduanya mempunyai tipe data yang sama;
!= atau <>
Tidak Sama Dengan
    $a!=$b; atau
    $a<>$b;
à true, jika $a tidak sama dengan $b;
!==
Tidak Identik
    $a!==$b;
à true, jika $a tidak sama dengan $b, atau keduanya tidak memiliki tipe data yang sama;
Kurang Dari
    $a<$b;
à true, jika $a kurang dari $b;
Lebih Dari
    $a>$b;
à true, jika $a lebih besar dari $b;
<=
Kurang Dari atau Sama Dengan
    $a<=$b;
à true, jika $a kurang dari atau sama dengan $b;
>=
Lebih Dari atau Sama Dengan
    $a>=$b;
à true, jika $a lebih dari atau sama dengan $b;
< Operator Logika/Logical Operator
Operator logika digunakan untuk membandingkan dua atau lebih pernyataan dan menghasilkan nilai true atau false. Operator logika sering digunakan pada struktur kendali. Yang termasuk operator logika adalah:
Operator
Fungsi
Contoh
&& atau AND
Operasi Logika AND
    $a && $b;
à true, jika $a dan $b bernilai true
|| atau OR
Operasi Logika OR
    $a || $b; atau
    $a or $b;
à true, jika $a atau $b, salah satunya bernilai true;
XOR
Operasi Logika XOR
    $a xor $b;
à true, jika $a atau $b bernilai true dan salah satunya bernilai false;
!
Operasi Logika NOT
    !$a;
à true, jika $a tidak benilai true;
< Operator Bitwise
Operator bitwise digunakan untuk operasi bilangan biner. Operator-operator yang termasuk operator bitwise adalah:



Operator
Arti
&
Operator AND
|
Operator OR
^
Operator XOR
~
Operator NOT
<< 
Operator Shift Left (geser kiri)
>> 
Operator Shift Right (geser kanan)
< Operator Increment/Decrement
Pre/Post increment dan decrement masing-masing adalah penambahan dan pengurangan satu. Apabila operator diletakkan sebelum variabel, misal ++$i atau --i maka nilai $i akan ditambahkan atau dikurangkan 1 sebelum keseluruhan operasi dalam ekspresi dikerjakan dan sebaliknya apabila operator diletakkan setelah variabel, misal $i++ atau $i-- maka nilai $i akan ditambah atau dikurangi 1 setelah operasi dalam ekspresi dikerjakan.
Operator
Operasi
Penggunaan
++
Pre/Post Increment
++$a atau $a++
--
Pre/Post Decrement
--$b atau $b--
< Operator String
Hanya ada satu operator string, yaitu operator concatenation (.), yakni menggabungkan dua buah atau lebih string.
Contoh
<?php
$a = “Hallo”;
$b = $a.”Selamat Dtang di PHP”;
//$b berisikan “Hallo Selamat datang di PHP”
?>
< Kedudukan Operator
Setiap operator mempunyai kedudukan (operator precedence) dan prioritas masing-masing yang digunakan untuk menentukan operator manakah yang akan dieksekusi terlebih dahulu bila dalam sebuah pernyataan terdapat dua atau lebih operator. Contoh, misalnya ada persamaan matematika x=2+5*7. Maka nilai x adalah 37 bukan 49. Hal ini karena kedudukan operator perkalian lebih tinggi dari pada operator penjumlahan sehingga 5 harus dikalikan terlebih dahulu dengan 7, baru dijumlah dengan 2; bukan 2 ditambah 5 baru dikali 7. Kedudukan operator-operator tersebut seperti terlihat pada tabel berikut:
Prioritas
Operator
Tertinggi
(), {}

~, !, ++, --, $, &

*, ?, %

+, -

<>, <=, >=

==, ===, !=, !==

&

^

!

&&

||

=, +=, -=, *=, /=, &=, |=, ^=, .=

AND (&&)

XOR (||)
Terendah
OR

8.      Dasar-dasar Struktur Program Input-Output
Struktur yang paling dasar dalam sebuah pemrograman adalah struktur input-output. Input merupakan interface untuk memasukkan data, kemudian data di olah dan selanjutnya hasil pengolahan ditampilkan pada komponen output.

Input
Proses
Output

Input-Output Sederhana
Sebagai contoh, kita akan membuat program sederhana untuk menghitung luas segitiga berdasarkan flowchart berikut:
















Mulai
Input Alas
Input Tinggi
Proses Hitung Luas Segitiga
Luas=0,5 * Alas * Tinggi
Output
Cetak Luas
Selesai

contoh2_3.php           
<html>
<head>
       <title>.:: Latihan membuat input Output::.</title>
</head>
<body>
<font face=verdana size=2>
<?
       //Mendeklarasikan data input  
$alas=20;
$tinggi=5;
//Proses hitung luas segitiga
$luassegitiga=0.5*$alas*
   $tinggi;
//Cetak hasil
echo "Besar Alas = $alas <br>";
echo "Besar Tinggi = $tinggi
<br>";
echo "Luas Segi Tiga Adalah = $luassegitiga<br>";
?>
</body>
</html>
Jika program tersebut dijalankan maka akan didapatkan hasil seperti pada gambar diatas.
Input-Output dengan Form
Dengan memanfaatkan form yang terdapat dalam HTML, kita dapat membuat program yang lebih interaktif. Sebagai contoh, program di contoh 2.3 akan modifikasi sehingga lebih interaktif.
contoh2_4.php           
<html>
<head>
                   <title>.:: Menghitung Luas Segi Tiga::.</title>
</head>
<body>
<font face=verdana>
<center><h3><u>Menghitung Luas Segitiga</u></h3></center>
<form action=luassegitiga.php method=post>
<table align=center bgcolor=#cedadc bordercolor=#cfdbdd cellspacing=5>
<tr>
     <td>Masukkan Alas</td>
     <td>:</td>
     <td><input type=text name=alas size=10></td>
</tr>
<tr>
     <td>Masukkan Tinggi</td>
     <td>:</td>
     <td><input type=text name=tinggi size=10></td>
</tr>
<tr>
     <td colspan=3 align=center><input type=submit value=hitung></td>
</tr>
</table>
</form>
</body>
</html>
Ketika tombol HITUNG diklik, program memanggil file luassegitiga.php (perhatikan pada tag <form action=luassegitiga.php method=post>) yang akan digunakan untuk menampung hasil perhitungan. Maka buat lagi file dan beri nama luassegitiga.php dan simpan dalam satu direktori.
File luassegitiga.php
<html>
<head>
       <title>.:: Hasil Perhitungan Luas Segi Tiga::.</title>
</head>
<body>
<font face=verdana>
<center>
<h3><u>Luas Segitiga</u></h3>
</center>
<form action=contoh2_4.php method=post>
<?
$luas=0.5*$alas*$tinggi;
echo "<table align=center bgcolor=#cedadc bordercolor=#cfdbdd cellpadding=0>";
echo "<tr>";
echo "<td>Alas</td>";
echo "<td>:</td>";
echo "<td>$alas</td>";
echo "</tr>";
echo "<tr>";
echo "<td>Tinggi</td>";
echo "<td>:</td>";
echo "<td>$tinggi</td>";
echo "</tr>";
echo "<tr>";
echo "<td>Luas Segi Tiga</td>";
echo "<td>:</td>";
echo "<td>$luas</td>";
echo "</tr>";
echo "<tr>";
echo "<td colspan=3 align=center><input type=submit value=ulang></td>";
echo "</tr>";
echo "</table>";
?>
</form>
</body>
</html>
Hasilnya adalah:
 

 dan tampilan setelah tombol hitung di-klik adalah: